Rabu, 23 Juli 2014

NFS Most Wanted v1.0.28 (ARMv7 All Devices)

Assalamu'alaikum,Wr.Wb
NFS Most Wanted

Yang kemaren download punya masalah grafisnya hitam bisa coba yg ini, sudah di tes di GPU Adreno dan Mali :)

Cara Instalnya :
  1. Simpan Data di Android/Data
  2. Instal apk. mainkan
Pass : adysuryo
  • APK (Ada 2 APK isinya ada yg APK Default (Grafis sesuai HH) dan ada yg di MOD Full Efek) Disini
  •  DATA
  1. Part 1
  2. Part 2
  3. Part 3
  4. Part 4
  5. Part 5
  6. Part 6
  7. Part 7
  8. Part 8
  9. Part 9
  10. Part 10
  11. Part 11
  12. Part 12
  13. Part 13
  14. Part 14
  15. Part 15
  16. Part 16
  17. Part 17
  18. Part 18
  19. Part 19
  20. Part 20
  21. Part 21
  22. Part 22
  23. Part 23
  24. Part 24

Source :


Terima Kasih Anda Telah Membaca Artikel

Judul: NFS Most Wanted v1.0.28 (ARMv7 All Devices)

Ditulis Oleh Heru Wibowo

Berikanlah saran dan kritik atas artikel ini. Salam blogger, Terima kasih

Tutorial Membuat Autotex Seperti BB (No Root)

  • Smartkeyboardpro : Dowload Disini
  • Backup.zip : Download Disini
  1. Kalo sudah di download semua, install dulu smartkeyboardpro nya sampai  selesai
  2. Copy backup.zip yang tadi sudah di download
  3. Buat folder baru di SDCARD dengan nama "smartkeyboardpro" (tanpa kutip), kemudian letakan backup.zip didalamnya
Tahap Pengaturan : 
  1. Buka aplikasi smartkeyboardpro yang sudah diinstall
  2. Setelah terbuka pilih setting
  3. Lalu centang pilihan Smart Keyboard Pro
  4. Setelah itu pilih menu Smart Keyboard Pro(Smart Keyboard Pro Pengaturan)
  5. Untuk mendapatkan AutoText yang tadi sudah didownload, pilih menu Backup Setting 
  6. Setelah masuk, pilih "Restore fromSD card"
  7. Nanti akan ada peringatan bahwa kalian akan mengembalikan settingan dan AutoTextnya, ini bakalan "niban" pengaturan sekarang, tapi karena baru menginstall, klik aja OK.
Menambahkan Skin : 
  1. Download filenya disini
  2. Ekstrak filenya , copy folder skins ke sdcard dan paste
  3. Buka smartkeyboardpro > general setting > skins > pilih skins sesuka anda
Done :D
Sekian Terima kasih

Wassalamu'alaikum,Wr.Wb 
Terima Kasih Anda Telah Membaca Artikel

Judul: SmartKeyboardPro

Ditulis Oleh Heru Wibowo

Berikanlah saran dan kritik atas artikel ini. Salam blogger, Terima kasih

| SCRIPT | Supremacy Trilogy



Better Performance || More Speed || Much Less Lag
Tanpa banyak bicara lagi yuk sama-sama kita simak ulasan berikut ini :D


Trilogy Feature :
  • Cleaned up
  • Much better RAM usage
  • Cache Cleared at every boot
  • SD Speed Tweak
  • Logger Removed
  • Better Browser Performance
  • Sysctl Tweak
  • Added Modified ZRAM Script
  • Better Battery Life
  • Lag? Gone
  • Faster GUI
  • Loopy Smoothness Tweak
  • Apps Zipaligned At Every Boot
  • Faster Networking
  • Smoother LWP Animation
  • Adrenaline Boost
  • Kernel Tweak
  • Better Gaming

Supported :
  • All Device With init.d Support
  • All GB ROMs
  • All ICS ROMs
  • All JB ROMs

Device Test On :
Amazon :
  • Kindle Fire
  • Kindle Fire HD
    Asus :
    • Nexus 7
    • Transformer
    • Transformer Prime
      HTC :
      • Desire
      • Desire C
      • Desire S
      • Desire Z
      • Rhyme
      • HD 2
      • Evo
      • Evo 3D
      • Sensation
      • Sensation XE
      • One V
      • One S
      • One X
      • One X+
        LG :
        • Optimus Black
        • Optimus G
        • Nexus 4
        • Optimus 3D
          Motorola :
          • DEFY
          • Droid 4
          • Droid Razr
          • Droid Razr Maxx
          • Droid Razr Maxx HD
          • Xoom
            Samsung :
            • Galaxy Y
            • Galaxy Y Pro
            • Galaxy M
            • Galaxy Ace
            • Galaxy Ace Duos
            • Galaxy S
            • Galaxy S Advance
            • Galaxy W
            • Galaxy R
            • Galaxy S II
            • Galaxy S III
            • Galaxy Note
            • Galaxy Note II
            • Nexus S
            • Galaxy S III Mini
              SONY :
              • Xperia X8
              • Xperia X10
              • Xperia Live Walkman
              • Xperia Mini
              • Xperia Mini Pro
              • Xperia Ray
              • Xperia Neo
              • Xperia Neo V
              • Xperia Neo L
              • Xperia Pro
              • Xperia Arc
              • Xperia Arc S
              • Xperia Sola
              • Xperia P
              • Xperia U
              • Xperia Go
              • Xperia Miro
              • Xperia Sola
              • Xperia S
              • Xperia V
              • Xperia Acro S
              • Xperia J
              • Xperia Tipo
              • Xperia T

              Changelog : 
                Supremacy Trilogy :
                • Cleaned Up All Script
                • Removed Double Action (Repeat Line)
                • Added ZRAM
                • New MrLI Script (Merge Of 3 Into One)
                • Some New Better Values To Work Across A Wide Range Of Device
                • Much Faster Boot Time (Then 2)

                Supremacy The Second :
                • Added More Script
                • Modified Parameter Values
                • Logger
                • More I Don;s Remember


                  Install :
                  1. Boot into CWM
                  2. Wipe Dalvik Cache
                  3. Flash Zip
                  4. Reboot
                  Do note that the ROM will take time to boot up, so don't go doing something crazy like removing battery, wait.
                  Uninstall :
                  • Didn't work out for you? Lag? Freezing?
                  • Flash the ununstaller in the download bellow

                    Download :
                    • V1--SupremacyScript.zip - Disini
                    • V1--SupremacyScript.zip - Disini
                    • V2--SupremacyScript.zip - Disini
                    • V2--SupremacyScript.zip - Disini
                    • V3--SupremacyScript.zip - Disini
                    • V3--SupremacyScript.zip - Disini

                    Source : 


                    Terima Kasih Anda Telah Membaca Artikel

                    Judul: Supremacy Trilogy

                    Ditulis Oleh Heru Wibowo

                    Berikanlah saran dan kritik atas artikel ini. Salam blogger, Terima kasih

                    Selasa, 22 Juli 2014

                    Pasang BRAVIA ENGINE di Sony Xperia Miro

                    Assalamu'alaikum.Wr.Wb
                    Sekarang saya akan membagi tips bagaimana cara memasang Bravia Engine di Sony Xperia. Kebanyakan HH produsen asal Jepang ini sudah membekali perangkatnya dengan fitur BE (Bravia Engine) tapi hanya perangkat Mid Range ke atas saja yang sudah mendapat dan menikmati fitur BE ini, tidak dengan ponsel Low End besutan Sony ini. Tapi sahabat pembaca sekalian tidak usah khawatir mengenai hal ini karena sudah banyak trik dan tips yang bertebaran di XDA atau sahabat bisa mencarinya di Google.
                    Tak banyak bicara lagi mari sahabat simak Tutorial memasang BE pada Sony Xperia Miro ST23i.
                    Bravia Engine

                    Download dulu bahan-bahan tempurnya :D
                    • BRAVIA ENGINE : Disini
                    • Root Explorer 
                    • Terminal Emulator


                    Caranya :
                    • Ekstrak file bravia engine td (ada 2 file)-be_movie-be_photo
                    • Copas dua file td di system/etc (pke app root explorer) tab mount R/W jadi R/O (img:349508575139476) 
                    • Kemudian kita perlu mengubah permission kedua file tadi menjadi(img:349509318472735)
                    • Cari file build.prop yang ada didalam /system/build.prop , kemudian kita ''open in text editor''. Gulir cursor sampe bagian paling BAWAH. dan kemudian tambahkan command
                    # Sony Bravia Engine Servicero.service.swiqi.supported=truepersist.service.swiqi.enable=1
                    • Kemudian save&exit-dibawah build.prop td ada 2 file dg nama build.prop.bak (hapus aja)
                    • Terus build.prop yg td copas lg ke system/bin
                    • Lalu buka terminal emulator ketik kan
                    subusybox chmod 0755 /system/etc/be_photobusybox chmod 0755 /system/etc/be_moviebusybox chown 0.0 /system/etc/be_photobusybox chown 0.0 /system/etc/be_movie
                    • Reboot
                    Cek di HH masing2 di setting/ tampilan/Bravia Engine udah muncul.

                    CMIIW...
                    * Jika yang sudah ada BE di Setting/Display berarti tidak usah pakai Terminal Emulator

                    Source :
                    Terima Kasih Anda Telah Membaca Artikel

                    Judul: Pasang BRAVIA ENGINE di Sony Xperia Miro

                    Ditulis Oleh Heru Wibowo

                    Berikanlah saran dan kritik atas artikel ini. Salam blogger, Terima kasih

                    Mengenal Android Lebih Dalam

                    Assalamu'ailum.Wr.Wb
                    Selamat datang para pebaca sekalian yang di rahmati Allah SWT. Setelah sekian lama gak pernah ngeblog (karena kesibukan kuliah) sekarang mulai ngeblog lagi dengan hal yang mungkin terbilang sudah lumrah dengan mencoba mendeskripsikan Tentang Android. Banyak di kalangan kita yang sudah banyak mengenal System Operasi seperti Android, tapi apa salahnya jika kita membaca ulasan dari Blog yang saya tulis saat ini, mungkin akan keluar pertanyaan dari benak kita sekalian apa itu "Android ?". Nah disini lah saya akan mencoba menjabarkan apa itu Android. Nanti akan kita bahas bersama di bawah ini :D
                    Tak banyak bicara lagi mari kita lihat deskripsi di bawah ini tentang apa itu "Android ?"


                    • Android 
                    Android
                    Android merupakan Sistem Operasi dari Google yang ditujukan untuk perangkat Mobile seperti Ponsel atau Tab. Android berjalan pada prosesor dengan arsitektur ARMMIPS dan pada versi terbaru 4.0 (Ice Cream Sandwitch) Android juga telah mendukung arsitektur x86 dari Intel.
                    Android berjalan pada kernel Linux dengan menggunakan berbagai macam library. Android ditulis dengan menggunakan bahasa C, Aplikasinya berjalan pada application framework yang dibangun dengan menggunakan Java dengan memanfaatkan Apache Harmony sebagai compatible java library-nya.
                    Semua aplikasi Android berjalan pada virtual machine yang bernama Dalvik, dimana dalvik inilah yang bertugas untuk melakukan penterjemahan Java Bytecode menjadi Dalvik Dex Code (Dalvik-executable).  


                    • Dalvik 
                    Dalvik merupakan virtual machine yang menjadi layer/lapisan antara aplikasi dan sistem operasi. Dimana di dalam file aplikasi yang memiliki ekstensi .apk terdapat beberapa tipe file, diantaranya resource, assets, xml dan dex. Nah file dex ini lah yang asalnya diprogram dengan menggunakan bahasa Java. File dex ini akan dijalankan oleh Dalvik Virtual Machine untuk melakukan berbagai macam aktifitas, mulai dari menampilkan User Interface, akses Internet, menjalankan audio, memanggil kamera, dan sebagainya. Semua akses yang dilakukan oleh aplikasi tersebut harus melalui Dalvik Virtual Machine terlebih dahulu.

                    Aritekture Android
                    Jadi boleh kita katakan kalau file dengan ekstensi .dex tersebut adalah file executable untuk Android, yang bila kita berbicara tentang sistem operasi windows, maka file .dex sama seperti file .exe pada windows.



                    • Dalvik Cache
                    Dalvik Cache
                    File .apk sebenarnya merupakan file arsip dengan format zip yang dirubah namanya. Seperti Kita ketahui, untuk mengakses kontent/file yang berada pada file zip, Kita harus melakukan unzip terlebih dahulu, Hal ini akan menyebabkanwaktu untuk mengakses data di dalamnya menjadi lama, karena itu Dalvik memiliki fasilitas untuk melakukan cache, dimana file .dex yang berada dalam .apk tersebut akan di-unzip dan disimpan dalam direktori dalvik-cache yang biasanya berlokasi di "/data/dalvik-cache".
                    Proses unzip file .dex tersebut akan dilakukan ketika user melakukan instalasi aplikasi yang dimaksud. Sehingga ketika user membuka aplikasi tersebut, sistem tidak akan mengakses data .dex pada file .apk, tapi akan langsung mengaksesnya di dalam dalvik-cache.



                    • File System 

                      File System
                      Android bersandar pada kernel Linux, jadi struktur file yang digunakan juga sama persis dengan apa yang ada pada linux, tapi mungkin para pengguna Android tidak menyadarinya. Seperti halnya linux, root directory berada pada "/", semua filesystem/partisi di mount pada sebuah direktori. Berikut adalah beberapa filesystem yang umumnya dimiliki dalam sistem operasi ini:


                      1. Root
                      2. System
                      3. Data
                      4. Boot
                      5. SDCard
                      6. SD-Ext
                      7. Dev, Tmp, Proc



                      • Root (Akar) 
                      Mount Point: /Device: Linux Kernel, RAM

                      Layaknya linux, semua filesystem akan berada di dalam Root. Tidak seperti Windows yang memilah-milahnya ke dalam drive. Dalam linux semua device dapat diakses melalui filesystem dan menggunakan sistem stream, baik itu penyimpanan, display, ataupun input dan output device.

                      •  System
                      Mount Point: /systemDevice: Internal Memory

                      Partisi ini berisi file-file system, dimana file-file sistem operasi Android dan aplikasi-aplikasi bawaannya disimpan. Partisi system ini selalu disimpan dalam Internal Storage ( storage pada ponsel ), dan tidak dapat diubah isinya kecuali telah dilakukan rooting. Berikut adalah beberapa file-file yang berada pada partisi ini:


                      1. /system/app - Dalam direktori ini terdapat file-file .apk untuk aplikasi system, seperti Phone Dialer, Launcher, IME/Keyboard, Mail, SMS, Settings, dsb.
                      2. /system/frameworks - Dalam direktori ini terdapat file-file frameworks dengan ekstensi .jar yang menyimpan fungsi-fungsi java yang diakses oleh aplikasi android, baik itu aplikasi system atau aplikasi yang diinstall oleh user.
                      3. /system/libs - Direktori ini berisi library-library dan library kernel yang ditulis dengan menggunakan bahasa C (Native), dan memiliki ekstensi .so. Android juga mendukung pembangunan aplikasi dengan menggunakan bahasa C (Native) dengan menggunakan Android NDK (Native Development Kit), dan mendukung library-library C seperti layaknya linux. hanya saja dukungannya lebih minimalis, dimana libc yang digunakan adalah libc bionic yang telah dimodifikasi agar lebih minimalis. Tapi sebenarnya kita masih bisa memanfaatkan Glibc untuk berjalan pada Linux ini, hanya harus dilakukan compile sendiri.
                      4. /system/bin, /system/xbin - Merupakan direktori yang berisi file-file executable berbasis linux, bila .dex akan berjalan pada dalvik-cache, file-file di dalam direktori ini akan berjalan langsung di atas kernel linux. Linux pada Android mendukung perintah-perintah dasar yang biasa digunakan pada shell di linux, seperti ls, mv, cp, cat, df, dsb. Perbedaanya, bila di linux semua perintah tersebut merupakan satu executable tersendiri, sedangkan pada linux semua perintah tersebut dikerjakan oleh satu executable yang bernama busybox.
                      5. /system/etc - Direktori ini berisi file-file konfigurasi system dan konfigurasi driver, mulai dari setting gps, wifi networking, database apn, sampai pengaturan volume untuk audio.
                      6. /system/customize, /system/fonts, /system/media, /system/usr - Semua direktori ini berisi file-file untuk kustomisasi sistem, seperti gambar animasi boot, huruf untuk tampilan, wallpaper, ringtone dan audio bawaan, juga beberapa layout keyboard dan lokalisasi bahasa.


                        • Data 
                        Mount Point: /dataDevice: Internal Memory

                        Berbeda dengan system. Partisi data ini merupakan partisi untuk menyimpan data-data yang selalu berubah-ubah. Semua aplikasi yang diinstal oleh user akan disimpan pada partisi ini. Ketika pengguna melakukan wipe data ( reset to factory ), partisi ini akan dibabad habis (di format), sehingga data-data aplikasi yang diinstall, kontak, data sms, dan sebagainya akan hilang. Tapi sistem masih tetap bisa berjalan dikarenakan wipe data tidak akan menghapus partisi system.
                        Berikut adalah beberapa direktori yang berada pada partisi data ini:


                        1. /data/app - Berisi file-file .apk dari aplikasi-aplikasi yang diinstall, baik itu dari market atau dari aplikasi yang diinstall secara manual.
                        2. /data/data - Berisi file-file data aplikasi, baik itu aplikasi system ataupun yang diinstall oleh user. Isi direktori ini memuat berbagai macam data yang disimpan oleh aplikasi, seperti save game, database (sqlite), juga file-file assets dan resource dari aplikasi tersebut. Direktori inilah yang biasanya membesar dan bila Kita menginstall banyak aplikasi, maka Low Disk Space biasanya muncul dikarenakan isi direktori ini sudah terlalu besar.
                        3. /data/dalvik-cache - Merupakan tempat penyimpanan file-file .dex untuk dijalankan secara langsung oleh dalvik virtual machine.

                        • Boot 
                        Mount Point: /bootDevice: Internal Memory

                        Partisi ini memuat Kernel Linux dan merupakan partisi awal yang akan menerima sinyal booting dari device. Kernel inilah yang secara langsung mengakses hardware pada device kita. 

                        • SD Card 
                        Mount Point: /sdcard, /mnt/sdcardDevice: MMC / External StorageLayout: FAT32

                        Berbeda dengan partisi-partisi lainnya. Partisi ini adalah area bebas, dimana kita dapat melakukan perubahan sesuai dengan keiinginan. Kita dapat menyimpan lagu, foto, dan video di dalamnya, kita juga dapat menggunakannya untuk penyimpanan backup data, dan dapat juga digunakan sebagai USB drive.

                        • SD-EXT 
                        Mount Point: /sd-extDevice: MMC / External StorageLayout: EXT2, EXT3, EXT4

                        Merupakan modifikasi yang bisanya dilakukan pada Custom ROM, dimana bila Internal Memory tidak mencukupi untuk memuat data-data penting sistem, maka dilakukanlah pem-partisi-an pada memory card kita. Dimana memory card kita akan dibagi menjadi 2 partisi, partisi pertama berformat FAT32 yang akan dijadikan sebagai /sdcard, dan partisi kedua berformat EXT(x).
                        Inilah hebatnya Linux dan Android, dimana device yang memiliki umur yang tua yang tidak dapat lagi memuat sistem Android yang semakin hari semakin berukuran besar dan tidak dapat dimuat di dalam Internal Memory yang memiliki keterbatasan ukuran, dapat tetap mengikuti perkembangan zaman .
                        SD-EXT ini memanfaatkan fasilitas Symlink yang didukung oleh Linux, dimana kita dapat melakukan symbolic link ( memetakan ) suatu file atau direktori dari satu partisi menuju partisi lainnya. Contohnya, kita memiliki direktori /sd-ext/app_s pada SD-EXT, dan lazimnya semua aplikasi sistem disimpan dalam/system/app, maka kita dapat melakukan symlink dari /sd-ext/app_s menuju /system/app, sehingga ketika sistem mengakses file/direktori dari /system/app sistem akan membaca file/direktori itu dari /sd-ext/app_s.Cerdik kan?. Beberapa pengembangan SD-EXT ini telah dilakukan oleh beberapa developer dan custom-ROM chef, seperti app2sddata2sd, dan Modifikasi yang saya buat sendiri AD2SDX ( Lihat di XDA-Developers  ). Dimana mod-mod tersebut memiliki fungsinya masing-masing yang sebenarnya memiliki tujuan yang sama, yaitu memanipulasi filesystem yang terbatas agar dapat memanfaatkan penyimpanan data system di dalam External Memory.

                        • Dev, Tmp, Proc 
                        Mount Point: /dev, /tmp, /procDevice: Linux Kernel, RAM
                        Direktori-direktori tersebut bukanlah merupakan Storage, tapi merupakan virtual. dimana /dev merupakan direktori yang memuat semua stream hardware, /tmp merupakan penyimpanan temporary pada ram, dan/proc merupakan direktori untuk menyimpan informasi proses yang berjalan.
                        Seperti halnya linux pada PC, semua akses aplikasi menuju hardware dapat dilakukan dengan mengakses stream pada /dev, seperti halnya kita mengakses file biasa. Kita dapat mengakses framebuffer display secara langsung pada file /dev/graphics/fb0, atau mengakses input device secara langsung pada /dev/input. Sistem Android mengakses hardware melalui /dev ini, dimana /dev ini lah yang diatur oleh Kernel Linux.
                        Kita juga dapat mengetahui ID suatu proses dan proses apa saja yang sedang berjalan pada direktori /proc. dan dapat juga menyimpan file temporary pada direktori /tmp untuk dilakukan proses selanjutnya.
                        Hanya saja direktori-direktori ini hanya dapat diakses bila Anda memiliki permission root.

                        • Hal Lain Yang Lebih Hebat 
                        Bila kita tahu bahwa Android berjalan pada Linux Kernel, maka mungkin terbesit di pikiran kita, apakah mungkin untuk menjalankan aplikasi-aplikasi linux di dalam Android?.
                        Tentu saja mungkin, bahkan bisa dibilang bisa. bila Kita mau melakukan compile pada source code program yang ingin kita jalankan, maka semuanya mungkin. Beberapa contoh yang telah sukses diantaranya menjalankan lighttpd+php pada Android ( Webserver di Ponsel Kita?  , bukan hayalan ), SSH Server,mc, Atau bahkan X-Server dengan GUI Gnome dan Aplikasi-aplikasinya. Ya silahkan kalian cari di Google.
                        Apa Benar Mungkin? Ya, Bukan hanya mungkin, Hal ini telah diimplementasikan oleh para developer terutama developer dari XDA-Developers.Walaupun Android hanya mendukung libc minimalis yang mengimplementasikan bionic, tapi GLibc ( Libc lengkap berlisensi GNU ) telah bertebaran di internet dan siap untuk digunakan.

                        • Penutup 
                        Android merupakan sistem operasi untuk device yang sangat powerful, dimana kompatibilitasnya sangat tinggi dan yang lebih mengagumkan, kita dapat melakukan kustomisasi yang tak pernah habis untuk ponsel kita ( hanya perlu kemauan dan keberanian ).
                        Semoga informasi singkat ini dapat berguna untuk para pengguna Android.

                        • Terima Kasih
                        Wassalamu'alaikum.Wr.Wb
                        Terima Kasih Anda Telah Membaca Artikel

                        Judul: Mengenal Android Lebih Dalam

                        Ditulis Oleh Heru Wibowo

                        Berikanlah saran dan kritik atas artikel ini. Salam blogger, Terima kasih